Cara Baru Orang Berkonsultasi dengan Dokter di Era Digital

Mar 8, 2026

Cara Baru Orang Berkonsultasi dengan Dokter di Era Digital

Lonjakan Penggunaan Telemedicine di Dunia

Salah satu perubahan terbesar terjadi selama pandemi COVID-19.

Ketika banyak fasilitas kesehatan membatasi kunjungan langsung, telemedicine menjadi solusi utama untuk tetap menjaga layanan kesehatan berjalan.

Menurut laporan dari McKinsey, penggunaan telehealth meningkat hingga 38 kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.

Sebelum 2020, hanya sekitar 11% pasien yang pernah menggunakan layanan telemedicine, namun setelah pandemi angka tersebut meningkat hingga sekitar 46% pengguna layanan kesehatan.

Bahkan dalam beberapa periode pandemi, kunjungan telehealth sempat mencapai lebih dari 50% dari seluruh konsultasi medis di beberapa sistem kesehatan.

Hal ini menunjukkan bahwa telemedicine bukan hanya solusi darurat, tetapi telah menjadi bagian dari cara baru orang mengakses layanan kesehatan.

Banyak Pasien Justru Lebih Suka Telemedicine

Menariknya, banyak pasien merasa pengalaman telemedicine justru lebih nyaman.

Sebuah survei menunjukkan bahwa 55% pasien merasa lebih puas dengan konsultasi telehealth dibandingkan kunjungan langsung ke dokter.

Alasannya cukup sederhana:

  • Tidak perlu antre di klinik

  • Tidak perlu perjalanan jauh

  • Konsultasi bisa dilakukan dari rumah

  • Lebih private untuk topik sensitif

Karena itu, banyak orang mulai menggunakan telemedicine untuk berbagai kebutuhan seperti:

  • Kesehatan seksual

  • Kesehatan pria

  • Kesehatan mental

  • Masalah hormon

Telemedicine dalam Layanan Kesehatan Modern

Saat ini banyak platform kesehatan mulai mengintegrasikan telemedicine dengan layanan lain, seperti:

  • Konsultasi dokter online

  • Resep digital

  • Pengiriman obat langsung ke rumah pasien

Model ini memungkinkan pasien mendapatkan layanan kesehatan secara lebih praktis dan terintegrasi.

Bagaimana Proses Konsultasi di Sjati?

Sjati merupakan platform telehealth yang menyediakan layanan kesehatan pria secara private, praktis, dan berbasis konsultasi medis.

Melalui Sjati, pengguna dapat berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan solusi kesehatan tanpa harus datang langsung ke klinik. Prosesnya dibuat sederhana:

1. Skrining Singkat dengan AI Chatbot (Sakti)

Sebelum memilih solusi, pengguna akan terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan singkat melalui AI chatbot Sjati.

Pada tahap ini, pengguna akan diminta menjawab beberapa pertanyaan dasar terkait kondisi kesehatan, seperti:

  • keluhan yang sedang dialami

  • riwayat kesehatan tertentu

  • penggunaan obat lain

Tujuan skrining ini adalah untuk membantu menentukan apakah pengguna memenuhi kriteria awal (eligible) untuk solusi kesehatan yang tersedia.

Setelah skrining selesai, sistem akan membantu mengarahkan pengguna ke solusi yang paling relevan dengan kondisi yang dialami.

2. Pilih Solusi yang Dibutuhkan

Setelah proses skrining, pengguna dapat memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhannya.

Setiap solusi yang tersedia di Sjati telah dirancang untuk menangani kategori kesehatan pria tertentu, sehingga pengguna dapat memilih dengan lebih terarah.

3. Lakukan Checkout

Setelah memilih solusi yang diinginkan, pengguna dapat melanjutkan proses checkout secara online, seperti berbelanja di platform e-commerce pada umumnya.

4. Review oleh Dokter

Setelah checkout selesai, dokter akan melakukan review medis terhadap data dan jawaban skrining pengguna.

Langkah ini penting untuk memastikan bahwa solusi yang dipilih aman dan sesuai secara medis.

Jika diperlukan, dokter juga dapat memberikan rekomendasi alternatif yang lebih sesuai dengan kondisi pengguna.

5. Resep Digital dan Pengiriman

Jika dokter menyetujui, resep digital akan diterbitkan dan pesanan akan diproses.

Produk kemudian akan dikirim secara discreet langsung ke alamat pengguna, sehingga privasi tetap terjaga.

Telemedicine Membuat Akses Kesehatan Lebih Mudah

Telemedicine membuka cara baru bagi banyak orang untuk mendapatkan bantuan medis tanpa hambatan yang sering terjadi pada konsultasi konvensional.

Dengan proses yang lebih praktis, private, dan efisien, semakin banyak orang mulai memanfaatkan layanan kesehatan digital sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, tujuan utama telemedicine tetap sama: membantu orang mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih mudah dan nyaman.